KONTEMPLASI SANG PECUNDANG
Roda merah terus berputar
Ternyata cahaya tak hanya bersinar
Matamupun bersinar
Dan....
Ketika itu
Materi tinggal materi
Karena yang ku tahu hanyalah Fatamorgana
Tapi...
Dikau sang akhwat tetap terdiam
Seakan engkau bisu
Ku-Hanya meminta padamu
Jiwa-Ku yang Kosong
Yang tak mempunyai puing-puing cinta
Dituangkan benih-benih yang terang
Hanya itu...
Tapi.... terserah!!
Apakah kau seperti Dahulu
Yang tidur di..
Garis pahaku yang tipis
Dan..
Apakah kau masih menciumku
Di bawah garis bibirku
Tapi...entah!


0 komentar:
Poskan Komentar